Terjemah kitab Jam'ul Jawami' (Jam'u al-Jawami') karya Imam Tajuddin as-Subki merupakan karya monumental bidang Ushul Fiqh dan Ushuluddin, yang sering diterbitkan dalam terjemah dan kajian (3 juz/jilid) oleh Santri Salaf Press atau penerbit lain. Kitab ini membahas mendalam tentang dalil, perintah, larangan, qiyas, ijtihad, dan ushuluddin.
Berikut adalah poin-poin penting dalam Terjemah Kitab Jam'ul Jawami':
Deskripsi: Kitab ini adalah rujukan utama dalam Ushul Fiqh, dikenal dengan gaya bahasa yang padat dan rumit, umum dikaji di pesantren.
Struktur Isi (Terjemah/Kajian 3 Juz): Biasanya terbagi menjadi beberapa kitab utama:Kitab
- Pertama: Pembahasan Al-Kitab, Sunnah, Ijmak, Qiyas, dalil, lafadz umum/khusus, perintah/larangan.
- Kitab Kedua: Pembahasan Sunnah, Khabar, dan kaitannya.
- Kitab Ketiga/Lanjutan: Pembahasan Qiyas, Metode pencarian illat (masalik al-illat), Perusak dalil (Qawadih), Ijtihad, dan Ushuluddin.
Penyusun Terjemah: Umumnya disusun oleh tim seperti Darul Azka, Kholid Afandi, dan Nailul Huda.
Karakteristik: Berisi ringkasan padat (matan) yang memerlukan penjelasan/syarah mendalam untuk dipahami.
Biografi Tajuddin as Subki Pengarang Jam'ul Jawami'
Beliau bernama lengkap Abdul Wahhab bin Ali bin Abdul Kafi bin Ali bin Tamam as-Subuki. Dijuluki juga dengan Tajuddin as-Subuki. Ayah beliau yang dijuluki dengan Taqiyuddin as-Subuki (pelindung agama dari desa Subuki) terlahir dari sebuah desa di provinsi Manufiyyah, negara Mesir, yang bernama desa Subuki atau yang sekarang dikenal juga dengan nama desa Subuki al-‘Uwaidhat. Leluhur Tajuddin as-Subuki adalah pembesar dari kalangan Anshar (golongan shahabat Nabi yang berasal dari kota Madinah). Menurut Abdul Hayy Ibnu Imad dalam kitab Syudzurat adz-Dzahab fi Akhbar min Dzahab (Beirut: Dar Ibn Katsir, 1986, vol. 6 hal. 221), Tajuddin as-Subuki lahir di kota Kairo pada tahun 727 H. Kemudian, pada Jumadil Akhir tahun 739 H ayah beliau Taqiyuddin as-Subuki diangkat menjadi qadhi di kota Damaskus, negara Suriah. Oleh karena itu, Tajuddin as-Subuki sejak umur sebelas tahun telah dibawa ayahnya untuk belajar kepada para pembesar ulama negara Suriah.
Di antara guru-guru dari Tajuddin as-Subuki adalah ayah beliau sendiri yaitu Taqiyuddin Ali bin Abdul Kafi as-Subuki (w. 756 H), Fathuddin Muhammad bin Muhammad al-Andalusi (w. 734 H), Aminuddin Abdul Muhsin bin Ahmad as-Shabuni (w. 736 H), Zainab bin al-Kamal Ahmad al-Maqdisi (w. 740 H), Abu Hajjaj Yusuf bin az-Zakki (w. 742 H), Syamsuddin Muhammad adz-Dzahabi (w. 748 H), Muhammad bin Abu Bakar Ibnu Naqib (w. 745 H), dan Abu Hayyan Muhammad bin Yusuf al-Andalusi (w. 745 H).
Tajuddin as-Subuki telah terkenal dengan kecerdasan serta daya hafalnya yang melebihi rata-rata. Hal ini dibuktikan dengan berbagai pencapaian yang mengagumkan di usianya yang masih belia. Di antara pencapaiannya yang dicatat oleh Ibnu Syuhbah dalam kitab Thabaqat asy-Syafi’iyyah (Beirut: Darul Fikr, 2010, vol. 10 hal. 194) adalah Tajuddin as-Subuki mendapatkan izin untuk berfatwa dan mengajar dari Syekh Ibnu Naqib di usianya yang belum genap 18 tahun. Selain itu, ayah beliau juga memberikannya gelar Mufti al-Islam (ahli fatwa Islam) setelah ia berhasil memecahkan permasalahan sulit dalam fiqih mazhab Syafi’i. Bahkan, Syamsuddin Muhammad adz-Dzahabi, salah satu guru Tajuddin as-Subuki juga memujinya dalam kitab al-Mu’jam al-Mukhtash bi al-Muhadditsin (Riyadh: Maktabah as-Shiddiq, 1988, hal. 152), “Ia (Tajuddin as-Subuki) telah menulis beberapa hadits dariku, aku berharap ia semakin rajin menggeluti bidang keilmuan, hingga nantinya ia mengajar dan berfatwa.”
Downlod Terjemah kitab JAMU AL JAWAMI 1-3 format pdf lengkap
Sekilas Tentang Jam'ul Jawamik
Jam'ul Jawami' adalah sebuah karya monumental Imam Tajuddin Al-Subki. Dalam disiplin ilmu ushul fiqh dan ushuluddin mazhab Syafi'i.
Nama jam’ul jawami terdiri dari dua kata, yaitu jam’u yang berarti kumpulan, dan al-Jawami merupakan jamak dari dari kata jam’u yang berarti banyak kumpulan. Dengan demikian jam’ul jawami’ berarti kumpulan dari berbagai kumpulan, atau kapitaselekta dari berbagai pandangan. Nama ini dikaitkan dengan kitab jam’ul jawami, kitab ini merupakan kitab yang menghimpun, mengkorelasikan, menganalisis dan mengkomparasikan berbagai pandangan para ulama ketika menjelaskan suatu pembahasan. Diakui oleh pengarangnya bahwa kitab jam’ul jawami menghimpun lebih dari 100 kitab rujukan. Sebuah kitab yang sangat langka dijumpai pada masanya.
Kitab ini penting untuk memahami hukum Islam secara mendalam. Untuk mendapatkan versi fisik atau digital terjemahan 1-3 secara lengkap,


Tidak ada komentar:
Posting Komentar